It's such a long time since I posted in this blog! :)
Sekarang bahasan gue agak serius dan agak frontal.
Di Twitter, (dulu) ada acc yang dikira asli bernama @biandominique. Dia nge-tweet kata-kata bijak yang dikira memang buatannya sendiri. Dia terkenal, dan banyak orang yang kagum akan dia. Sebenarnya gue sendiri nggak terlalu suka. Gue menganggap dia terlalu munafik dengan segala kata-katanya. Manusia itu berperasaan, dan alangkah baiknya kalo kita mengekspresikan berbagai ekspresi kita dengan berbagai cara. Itu lebih manusiawi dibanding segala tetek bengek kebijakan seperti itu. Tapi, dulu saya tetap respect sama Bianca Dominique karena cara dia berserah kepada-Nya.
Sampai kehebohan itu ada. Ada account pembenci Bianca Dominique (@BIANHATERS) yang menyebarkan fakta bahwa Bianca Dominique adalah account fake dan avatarnya memakai foto orang lain (Tarita Hasman). Semua kaget dan nggak nyangka. Orang yang benci sama dia makin banyak. Termasuk gue. Gila aja, gue nggak nyangka orang yang nge-tweet seakan dia orang paling sempurna ternyata fake.
Sekarang dia muncul lagi (@dominiquebianca) dengan (sepertinya) foto aslinya dia. Dia bukan anak kuliahan, dan dia ternyata LABIL seperti remaja lainnya. Ini makin bikin gue shock dan makin kesel karena dia masih saja tetap munafik dengan segala tweetnya yang sok bijak dan pemaaf.
Anyway, itu hanya beberapa ulasan aja. Yang mau gue bahas sebenarnya KENAPA dia memalsukan identitasnya. KENAPA ada orang yang memalsukan identitasnya.
Sebenarnya Tuhan kan sudah menciptakan orang dengan kelebihan dan kekurangannya. Gue nggak cantik, tapi gue masih punya harga diri dan RASA SYUKUR KEPADA TUHAN atas segala yang diberikan kepada gue.
Gue pernah ketemu orang yang hampir mirip sama Bianca Dominique. Dia teman maya gue (nggak usah gue post disini juga), dia asik, lucu, gokil, pintar, dan CANTIK. Gue kagum banget sama dia. Cuma kelemahannya dia terlalu cinta sama pacarnya. Hubungan gue sama dia akhirnya sangat nggak bagus karena beberapa hal (yang nggak mungkin gue post disini). Intinya gue lost contact. Dia de-act FBnya dan... udah, gitu aja.
Nggak lama gue baru tau ternyata dia FAKE. Semua fotonya palsu, IDENTITASNYA PALSU. Gue shock berat. Ternyata orang-orang yang gue respect kebanyakan palsu.
Apa sisi psikologis yang menyebabkan mereka memalsukan identitas? Kurangnya percaya diri? Iseng? Jawaban atas pertanyaan itu nggak pernah ada jawabannya (terlebih karena gue nggak mengerti perasaan mereka.), tapi apapun alasannya, itu SALAH. Gue nggak berniat menghakimi, tapi apakah bukannya dengan segala kepalsuan mereka kita jadi memandang rendah? Tidak percaya? Itu salah dan dosa YANG HARUS DITANGGUNG SI INDIVIDU.
Last, gue juga agak kesel melihat orang-orang fake IKUTAN KESEL WAKTU DIHUJAT. Itu adalah resiko yang harus ditanggung, harusnya mereka sadar dari AWAL dengan apa yang dia lakukan. Jadi, kalian jangan MARAH, KESAL, karena hujatan yang ada pada kalian.
Karena, KALIAN YANG MEMBUAT MEREKA MENGHUJATMU. :)
God Bless You :)
Ciao.
Sekarang bahasan gue agak serius dan agak frontal.
Di Twitter, (dulu) ada acc yang dikira asli bernama @biandominique. Dia nge-tweet kata-kata bijak yang dikira memang buatannya sendiri. Dia terkenal, dan banyak orang yang kagum akan dia. Sebenarnya gue sendiri nggak terlalu suka. Gue menganggap dia terlalu munafik dengan segala kata-katanya. Manusia itu berperasaan, dan alangkah baiknya kalo kita mengekspresikan berbagai ekspresi kita dengan berbagai cara. Itu lebih manusiawi dibanding segala tetek bengek kebijakan seperti itu. Tapi, dulu saya tetap respect sama Bianca Dominique karena cara dia berserah kepada-Nya.
Sampai kehebohan itu ada. Ada account pembenci Bianca Dominique (@BIANHATERS) yang menyebarkan fakta bahwa Bianca Dominique adalah account fake dan avatarnya memakai foto orang lain (Tarita Hasman). Semua kaget dan nggak nyangka. Orang yang benci sama dia makin banyak. Termasuk gue. Gila aja, gue nggak nyangka orang yang nge-tweet seakan dia orang paling sempurna ternyata fake.
Sekarang dia muncul lagi (@dominiquebianca) dengan (sepertinya) foto aslinya dia. Dia bukan anak kuliahan, dan dia ternyata LABIL seperti remaja lainnya. Ini makin bikin gue shock dan makin kesel karena dia masih saja tetap munafik dengan segala tweetnya yang sok bijak dan pemaaf.
Anyway, itu hanya beberapa ulasan aja. Yang mau gue bahas sebenarnya KENAPA dia memalsukan identitasnya. KENAPA ada orang yang memalsukan identitasnya.
Sebenarnya Tuhan kan sudah menciptakan orang dengan kelebihan dan kekurangannya. Gue nggak cantik, tapi gue masih punya harga diri dan RASA SYUKUR KEPADA TUHAN atas segala yang diberikan kepada gue.
Gue pernah ketemu orang yang hampir mirip sama Bianca Dominique. Dia teman maya gue (nggak usah gue post disini juga), dia asik, lucu, gokil, pintar, dan CANTIK. Gue kagum banget sama dia. Cuma kelemahannya dia terlalu cinta sama pacarnya. Hubungan gue sama dia akhirnya sangat nggak bagus karena beberapa hal (yang nggak mungkin gue post disini). Intinya gue lost contact. Dia de-act FBnya dan... udah, gitu aja.
Nggak lama gue baru tau ternyata dia FAKE. Semua fotonya palsu, IDENTITASNYA PALSU. Gue shock berat. Ternyata orang-orang yang gue respect kebanyakan palsu.
Apa sisi psikologis yang menyebabkan mereka memalsukan identitas? Kurangnya percaya diri? Iseng? Jawaban atas pertanyaan itu nggak pernah ada jawabannya (terlebih karena gue nggak mengerti perasaan mereka.), tapi apapun alasannya, itu SALAH. Gue nggak berniat menghakimi, tapi apakah bukannya dengan segala kepalsuan mereka kita jadi memandang rendah? Tidak percaya? Itu salah dan dosa YANG HARUS DITANGGUNG SI INDIVIDU.
Last, gue juga agak kesel melihat orang-orang fake IKUTAN KESEL WAKTU DIHUJAT. Itu adalah resiko yang harus ditanggung, harusnya mereka sadar dari AWAL dengan apa yang dia lakukan. Jadi, kalian jangan MARAH, KESAL, karena hujatan yang ada pada kalian.
Karena, KALIAN YANG MEMBUAT MEREKA MENGHUJATMU. :)
God Bless You :)
Ciao.
