Underwater

Underwater
Life is meaningless only if we allow it to be. Each of us has the power to give life meaning, to make our time and our bodies and our words into instruments of love and hope. - Tom Head

chika's story

let the story begin (:

20.11.10

Psikologis Faker

It's such a long time since I posted in this blog! :)

Sekarang bahasan gue agak serius dan agak frontal.

Di Twitter, (dulu) ada acc yang dikira asli bernama @biandominique. Dia nge-tweet kata-kata bijak yang dikira memang buatannya sendiri. Dia terkenal, dan banyak orang yang kagum akan dia. Sebenarnya gue sendiri nggak terlalu suka. Gue menganggap dia terlalu munafik dengan segala kata-katanya. Manusia itu berperasaan, dan alangkah baiknya kalo kita mengekspresikan berbagai ekspresi kita dengan berbagai cara. Itu lebih manusiawi dibanding segala tetek bengek kebijakan seperti itu. Tapi, dulu saya tetap respect sama Bianca Dominique karena cara dia berserah kepada-Nya.

Sampai kehebohan itu ada. Ada account pembenci Bianca Dominique (@BIANHATERS) yang menyebarkan fakta bahwa Bianca Dominique adalah account fake dan avatarnya memakai foto orang lain (Tarita Hasman). Semua kaget dan nggak nyangka. Orang yang benci sama dia makin banyak. Termasuk gue. Gila aja, gue nggak nyangka orang yang nge-tweet seakan dia orang paling sempurna ternyata fake.

Sekarang dia muncul lagi (@dominiquebianca) dengan (sepertinya) foto aslinya dia. Dia bukan anak kuliahan, dan dia ternyata LABIL seperti remaja lainnya. Ini makin bikin gue shock dan makin kesel karena dia masih saja tetap munafik dengan segala tweetnya yang sok bijak dan pemaaf.

Anyway, itu hanya beberapa ulasan aja. Yang mau gue bahas sebenarnya KENAPA dia memalsukan identitasnya. KENAPA ada orang yang memalsukan identitasnya.
Sebenarnya Tuhan kan sudah menciptakan orang dengan kelebihan dan kekurangannya. Gue nggak cantik, tapi gue masih punya harga diri dan RASA SYUKUR KEPADA TUHAN atas segala yang diberikan kepada gue.

Gue pernah ketemu orang yang hampir mirip sama Bianca Dominique. Dia teman maya gue (nggak usah gue post disini juga), dia asik, lucu, gokil, pintar, dan CANTIK. Gue kagum banget sama dia. Cuma kelemahannya dia terlalu cinta sama pacarnya. Hubungan gue sama dia akhirnya sangat nggak bagus karena beberapa hal (yang nggak mungkin gue post disini). Intinya gue lost contact. Dia de-act FBnya dan... udah, gitu aja.

Nggak lama gue baru tau ternyata dia FAKE. Semua fotonya palsu, IDENTITASNYA PALSU. Gue shock berat. Ternyata orang-orang yang gue respect kebanyakan palsu.

Apa sisi psikologis yang menyebabkan mereka memalsukan identitas? Kurangnya percaya diri? Iseng? Jawaban atas pertanyaan itu nggak pernah ada jawabannya (terlebih karena gue nggak mengerti perasaan mereka.), tapi apapun alasannya, itu SALAH. Gue nggak berniat menghakimi, tapi apakah bukannya dengan segala kepalsuan mereka kita jadi memandang rendah? Tidak percaya? Itu salah dan dosa YANG HARUS DITANGGUNG SI INDIVIDU.

Last, gue juga agak kesel melihat orang-orang fake IKUTAN KESEL WAKTU DIHUJAT. Itu adalah resiko yang harus ditanggung, harusnya mereka sadar dari AWAL dengan apa yang dia lakukan. Jadi, kalian jangan MARAH, KESAL, karena hujatan yang ada pada kalian.

Karena, KALIAN YANG MEMBUAT MEREKA MENGHUJATMU. :)

God Bless You :)

Ciao.

16.9.10

Ingatan yang tak pernah berubah.

Halo :) Ini cerpen yang baru aku buat. Enjoy ya :)

Ingatan yang tak Pernah Berubah


Dia tertawa, dia tersenyum, dia memanggil namaku, dia marah, dia bercanda, dia berbicara, dia bermain, semua masih teringat jelas di ingatanku. Sangat jelas, tanpa perubahan.


Di musim dingin yang memang sangat dingin itu aku terduduk di bangku sekolah. Menunggu kakakku yang tidak akan datang sampai senja tiba. Selalu kusesali nasibku yang kurang mendapat perhatian dari keluargaku. Harta berlimpah buat apa? Kepuasan materi yang tak pernah habis buat apa? Lebih baik orang dan materi yang sederhana daripada seperti ini. Tak ada satupun perhatian yang pernah aku rasakan. Hidupku suram, ya, kau bisa bilang begitu. Aku memang cantik, kaya, terkenal. Semua orang mengagumiku. Tapi untuk apa? Aku tidak perlu kekaguman itu! Aku butuh perhatian yang ASLI bukan perhatian yang didasari rasa KAGUM!

Aku termenung, memikirkan nasibku yang sial. Ternyata hari itu tidak sesial yang kuduga. Aku melihatnya. Datang dengan baju kedodoran dan celana jins ketat, khas cowok jaman sekarang. Rambutnya sedikit berantakan. Dia berjalan cuek seakan sambil melihat Blackberrynya, seakan tidak memperdulikan dunia sekitar. Mataku seakan tidak berfungsi. Hanya bisa mengikuti setiap gerak darinya. Betapapun kucoba, aku tidak pernah bisa mengingat siapa lelaki itu.
Mungkin murid baru, pikirku. Rasa penasaranku tak tertahankan, saat kucoba untuk menyapanya, kakakku datang. Sudahlah, besok juga toh pasti ketemu.

Simpel aja, kami udah jadian. Ternyata dia memang anak baru, pindahan dari Jakarta. Sebulan aku mengenalnya, dan setiap melihatnya mataku tetap berhenti berfungsi. Hanya bisa mengikuti setiap pergerakannya. Dia baik, lucu, sopan, dan sangat menyayangiku. Dia juga menghormatiku. Dia sangat menghargai setiap pendapatku dan aktivitasku yang sibuk. Dia tidak terkenal. Dia bukan tipe cowok anak band atau basket yang mempunyai seribu fans. Dia hanya salah satu anggota cadangan tim sepak bola. Diapun mengaku ikut ekskul itu hanya sekadar mencari nilai di rapot. Dia bukan siapa-siapa untuk banyak orang. Tapi dia siapa-siapa bagiku.

Tidak ada hari yang tak indah walau sudah lima tahun kami berpacaran. Kami beda universitas bahkan kota. Tapi kami masih menjalin kasih. Dia selalu setia. Aku percaya itu. Aku tak pernah meragukannya karena menurutku hubungan yang didasari oleh keraguan tidak akan pernah berhasil. Aku tidak mau menjadi orang munafik seperti Ayah dan Ibu. Tapi ternyata bukan dia yang harus diragukan. Akulah orangnya. Rupanya kehidupan mahasiswi membuatku menjadi berubah dan gampang tergiur. Aku kecewakan dia dengan berkata 'Kau bukan untukku.' Ku hempaskan dia begitu saja tanpa beban dan tanpa penuh penyesalan. Aku selingkuh.

Empat tahun berlalu aku-pun menikah dengan selingkuhanku karena hamil. Hidupku kembali suram dengan kebodohanku. Pernikahanku bukan pernikahan yang bahagia. Suamiku mempunyai banyak simpanan dan anakku pun tumbuh menjadi anak yang nakal. Aku mencoba tegar dan mencoba untuk tidak menyesali keputusanku untuk menikahi dia. Kuingat terus janjiku ke Tuhan bahwa kami tidak akan terpisah sampai maut memisahkan kita, walau penuh duka.

Tahun berlalu dan umurku sekarang enam puluh lima. Suamiku sudah meninggal dan anakku entah dimana. Aku ditelantarkan di panti jompo dengan para tetua lainnya dan perawat yang jauh dari kata ramah. Aku mencoba tegar dan itu cukup berhasil. Mengingat aku terus bertahan dengan perilaku almarhum suamiku.

Dan saat itu tiba. Dia berjalan dengan langkah yang tidak berubah dari saat SMA dulu. Dengan langkah cuek yang tidak memperdulikan lingkungan sekitarnya. Matakupun berhenti berfungsi seperti dulu. Penampilannya sudah berubah, tapi debaranku tetap sama. Dia melihatku dan sepertinya dia juga mengingatku, lalu dia tersenyum. Dan ingatan yang tak pernah berubah itu kembali berputar di kepalaku. Aku menemukannya kembali.

Ya, ingatanku tak pernah berubah, Dimas.

18.8.10

Change and Gone.

Helaw :)
-very very- long time no see folks ;)

I don't want to waste your time reading my post so let's just get into the topic.

Change. And Gone.
People changed. Everybody's changed. I wouldn't criticize that. But there's a different in mine. Their gone.

I read this on twitter - by the way you can follow me at @chikaperiuk , never mind -.
It was tweeted by @teenthings.
"#inmiddleschool there was so much drama and we had friends we ended up loosing in high school."

It makes my realized that everything was change, and gone.
In middle school, it was paradise. Everything was perfect. My school life, friend's, and love. It was all good.

But in high school, my happiness ended.
-) My school life : Nah, it's not as bad as I thought. But I frustrated with all the subject.
-) Friend : They're change. And gone.
-) Love: Never been worst.

I miss my middle school life. Miss my friends who I thought will be my BFF. But as the time walking, I know it was just a teen things. No more BFF. Even just a best friend.
"There was so much drama" And I thing the BFF thingy was a part of that.

But if it was a drama either, I don't care. I rather live in drama than to be like this.
"There was so much time we had together. We have fun and we cried. Where's all that? We lost it in the journey to the future."

Yeah. Change and gone.

6.7.10

History of Love

Hello!
Sekarang gue mau cerita tentang love history-gue (najis sumpeh bahasa gue deh).
Yah entah kenapa gue tiba-tiba nginget semua pacar-pacar gue dulu, sampe sekarang. Beberapa berkesan, beberapa cuma berlalu aja gitu.

Let's start.
Gue sering pacaran. Yah, kalau selama 16 tahun gue hidup gue udah hampir lima belas kali pacaran lo bilang jarang okelah. Sip aja sih. Menurut gue sih itu terlalu banyak.
Nope. Saya bukan playgirl. Hanya aja, gue cewek yang gampang suka sama cowok. Dan gue juga termasuk cewek yang bosenan. Dua minggu, bosen, putus. Yep, always.

Pertama kali pacaran. Kelas empat SD.
Dengan kepolosan gue, gue pacaran dengan salah satu teman se-antar jemput. Inisial E. Jujur aja sih, gue nggak ngerti apa yang namanya pacaran. Gue suka dekat sama dia, ngomong ama dia tuh seru! Nyambung. Tapi namanya bocah, begitu pacaran, malah saling menjauh. Dari deket, jadi kayak nggak kenal satu sama lain. Ckck. Dan akhirnya kita pacaran dengan cara paling alay sedunia, SMS-an.
Gue masih inget banget. Dia SMS gue.

Dia: Yank, besok ada renang?

Gue yang panik, karena dia panggil "yank" dengan begonya malah bales, "NGGAK!" Yes. Konyol banget.
Setelah itu kami udah jarang SMS-an, dan akhirnya putus gitu aja. Gue inget gue sedih dan nulis di diary tentang itu. KONYOL MAMPUS. (Tapi masih temenan kok. Karena kami satu SMP, satu kelas lagi. SMA sih beda sekolah.)

Terus gue pacaran, pacaran, pacaran, pacaran. Ada yang di luar kota - gue kenal lewat game - ada juga yang sekota. Semua ngebosenin! Nggak ada yang serius.
Sampe gue SMP. Baru masuk deh. Gue ke acara lebaran teman gue. Inisial S (cewek, lho!). Nyokapnya si S itu teman akrab nyokap gue. Jadi waktu hari Lebaran, mereka ngundang gue, dan keluarga gue. Namanya cewek, kerjanya ngegosip mulu!
Ternyata, di rumahnya itu dia ngajak dua temen cowoknya. Satu pacarnya.
Nah, satu temennya ini, inisial O. Lumayan sih, item manis, agak pendek, tapi senyumnya lucu! Orangnya juga kocak. Baru ngobrol satu jam aja rasanya udah akrab banget.

Terus mereka bilang, mau pergi dulu. Nanti balik lagi. Oke deh, mereka pergi. Gue ama si S ngobrol-ngobrol. Ngegosip. Dan si S sempet ngomong sama gue.

S: Chik, kayaknya O suka ama kamu deh!
Gue: Hah? Yang bener aja, orang kita kenal aja baru se-jam-an!
S: Yah, hubungannya apa coba? Namanya suka mah nggak perlu nunggu sebulan kali.

Eh bener aja lho! Si O, sama cowoknya S dateng sekitar satu jam sesudahnya. Dan oh-oh-oh. Si O nembak gue!
Kaget banget gue. Dia tadi pergi itu ternyata beli boneka. Bentuknya tiga hati gitu, tulisannya I, LOVE, YOU. Lucu BANGET!

O: Chika, aku suka sama kamu.
Gue: Hah?
O: Iya, aku suka sama kamu. Kalo mau, kamu ambil boneka ini. Kalo nggak, yah, nggak usah ambil.

Gue langsung celingak-celinguk. Siapa tau ada kamera. Abis mirip sama acara jadul "Katakan Cinta" sih. Setelah mastiin nggak ada kamera, gue kembali ngeliat itu boneka. Anjrit, lucu banget lho! Gue masih simpen utuh sampai sekarang. Muncullah, tanduk di otak gue.
Dengan kelicikan bak Kaito Kid, gue menerimanya. Gue nerima ucapan cintanya dia, hanya untuk boneka-imut-anjrit.
Besoknya, gue putusin. Yep, gue pacaran nggak sampai sehari.
Tapi gue bersyukur deh putus sama dia! Pas putus itu masa sih dia ngirimin puisi-puisi kuonyol. Apa banget deh.

Pacaran, pacaran, pacaran.

Gue sempet pacaran sama mantannya si S itu. Inisialnya SS. Dia ketua OSIS, cowok keren, dan terkenal juga. Tapi nggak lama, tiga minggu deh. Abis itu putus. Kayaknya pas jadi kakak adik aja.

Pacaran, pacaran, pacaran.

Baru deh. Gue jatuh cinta. Tahun 2007. Kelas 7 semester dua. Gue jatuh cinta secara tidak normal. Melalui game. Dari pertama kakak adik, gue jadi suka, dan akhirnya pacaran.
Dia beda. Dia cakep, tinggi (banget! 182 cm!), dan gombal. Gue nggak pernah ketemu dia, tapi gue sayang banget sama dia. Kalo lo tanya kenapa gue bisa sayang banget sama dia, gue juga bingung -_-
Tapi kali ini beda, gue nggak suka dia. Seperti ke mantan-mantan gue. It was as simple as I'm. In. Love.

Pacaran sama dia, gue banyak ngabisin air mata. Dia tukang selingkuh. Selingkuh mulu. Dia juga tukang boong. Pacaran sama dia tuh banyak menderitanya! Mata bengkak bukan hal aneh lagi, sering banget gue nangisin dia sampe bengkak.

Tapi gue sayang. Gue nggak mau lepas. Sorry, jangan anggep gue cewek murahan yang gitu putus gue ngemis-ngemis minta balik. I'm not that stupid. Dia kok yang selalu ngajak balikan, dan yah, gue selalu bilang iya.

Pacaran sama dia itu nyaman banget (walopun selingkuh terus). Gue bisa leluasa ngomong apa aja, buat apa aja. Gue bisa santai ngomong sama dia, "Aku belom mandi dari pagi lho Yang!" atau, "Aku makan sampai nambah dua kali! Enak banget deh!" atau juga, "Ihh, kamu kayak tai banget deh." (?)
Pokoknya, gue bisa jadi Chika.

Tapi yah itu, gue menderita. Sering banyak yang ngomong, "Chik lo bego ya? Cowok brengsek gitu lo masih mau." Yeah, gue bego. Gue mau dia. Gue akhirnya sadar gue nggak bisa pacaran sama dia tanpa disakitin. Dan itu konsekuensi.
Toh gue udah kenal adik, ama Ibunya. Dia juga udah kenal sama ortu gue. Makan bareng, liburan bareng malah! Dan dia juga akrab sama kakak-kakak gue, dan teman-teman gue. Pacar idaman banget deh.

Tapi akhirnya sakit kayak gitu udah nggak tahan. Setelah dua tahun pacaran, gue udah mulai ngerasa muak dengan segala kelakuannya. Capek ngelabrak cewek, "Heh gue ceweknya dia! Lo siapa?!". Capek mikirin dia ngapain, sama siapa. Capek segalanya. Dan akhirnya putus.

Kami masih temenan kok. Dia masih suka manggil gue "Sayang", tapi gue sih sok cool aja. Kalo dibilang apa gue udah ngelupain dia seutuhnya? Menurut gue belom. Namanya first love, susah banget dilupain.
Walau sehabis pacaran sama dia, gue juga pacaran ama beberapa cowok lain, tapi gue ngerasa dia tetep yang terbaik. Sekaligus terburuk.

Sekarang gue single, dan gue ngerasa sangat nyaman. Nggak perlu capek mikirin dia, nggak perlu capek cemburu, dan tentu aja bebas deket sama cowok mana aja.
Mau pacaran berbanyak kali juga, single is the best.

"I'm single, and very happy (':"

Ciao :*

1.7.10

My New Lovers ♥

Helloooo :D

In this post, I'd like to share my new lovers. (:
But before that, I have words to tell.

I always love Korean drama. And of course the guys too ;) They're just too cute. They have the deadly smile who can make us faint in no time. Like my post before the fourth, third, and first is Korean guys.

And FYI, I'm MAD, CRAZY, NUTS (yeah anything) to Kim Bum.




And also RAIN, and Lee Min Ho.
But not as mad as I am with Kim Bum. :p
(Awite let's not talk about him. I'll jump over the bed and be crazy.)

Anyway, you might think my guy type will be like them.
White.
Tall.
Cute.
Deadly smile.

Noooooope. You're wrong.
That type's not my priority. It's just for my satisfaction. In Indonesian "Cuci Mata" (well, I'm not gonna translate it to English because... yeah forget it. It's too ridiculous.)
I rather have an "ordinary" boyfriend compared to "extra-ordinary" one.
I'll be jealous till die. (But of course I won't say "no" if one of them ask me to go out. Yep, just daydreaming)

And okay, I'll introduce you - with love - my new lovers. I saw him at "Oh! My Lady" drama just now. He's cute, deadly smile (He really has a unique way to smile y'know. And I love it :D), tall, oh. And he's body. Sluuuurpppyyy~~ Six pack, those GREAT muscles. And don't forget, those cuteeeeeeeeeeeeeeeeeest dimples I ever see!

(Okay. Geez, I need to take a breath)

And, I welcome you...

CHOI SI WON ♥





Look! TAKE A LOOK! He has a unique way to smile rite?
Actually he's one of the member of Super Junior (Korean group of singer- like, boyband?)
Su-Ju has 13 (maybe) members. And I'm not their big fans. And I didn't know who Choi Si Won was. Till now.

Are. You. Excited?


Welcome to the jungle, honey ♥

1.6.10

Big Big Girl

*Chorus*
I'm a big big girl
In a big big world
It's not a big big thing if u leave me
But I do do feel
That I do do will
Miss u much
Miss u much

*V1*
I can see the first leafs falling
It's all yellow and nice
It's so very cold outside
Like the way I'm feeling inside

*Chorus*
I'm a big big girl
In a big big world
It's not a big big thing if u leave me
But I do do feel
That I do do will
Miss u much
Miss u much

*V2*
Outside it's no raining
And tears are falling from my eyes
Why did it have to happen
Why did it all have to end

*Chorus*
I'm a big big girl
In a big big world
It's not a big big thing if u leave me
But I do do feel
That I do do will
Miss u much
Miss u much

*V3*
I have your arms around me
Warm like fire
But when I open my eyes......
Your gone

*Chorus*
I'm a big big girl
In a big big world
It's not a big big thing if u leave me
But I do do feel
That I do do will
Miss u much
Miss u much

*Repeat Chorus*

I'm a big big girl
In a big big world
It's not a big big thing
If u leave me
But I do
Feel I will
Miss u much
miss u much

[ Emilia - Big Big World ]

Oo syit! Lagunya dalem bangettttttt. Hiks )):

Ciao :*

31.5.10

Cogan, oh Cogan!

Haloooooooooo! (:
Hehehe, rekor amat ya gue jadi sering-sering nge-post.
N agak malu juga sih gue nebeng online di laptop temen. Sekarang gue lagi di sekolah nongkrong bareng @njienjel, @wahyuodonk, dan Bianca ((:

Oke deh, langsung ke topik aja ya. Gue mau bahas sepuluh cowok impian yang bikin gue sakit hati karena kejauhan.
N gue saranin, yang punya penyakit jantung lebih baik jangan baca post gue nanti kumat lho :P (lebay, gue tau)
Dan untuk tiga spesial, gue bakal upload fotonya! Yayy!

Inilah, daftar cowok yang bikin gue mupeng ampe ngiler ngeliatnya:
10. Jeremy Sumpter (Peter Pan)
9. Zac Efron (Troy, High School Musical)
8. Zachary Quinto (Sylar, Heroes)
7. Will Smith (Banyak!)
6. David Henrie (Justin, Wizard of the Waverly Place.)
5. Skandar Kaynes (Narnia)
4. RAIN! (Full House - Fave gue - dan lain2)

Inilah 3 besarny:
3. Lee Min Ho yang dengan sukses bikin gue ngiler setiap nonton BBF ama Personal Taste.


KYAAAA!

2. Logan Lerman di Percy Jackson sanggup bikin gue nggak napas ngeliatnya. Oke, gue nyaris mati.



Dan bersiap-siaplah. Jangan lupa ambil tabung oksigen buat anda bernapas. Karena cowok yang satu ini bikin gue GILA, NGGAK WARAS, DAN LEBAYYY kayak post-an gue ini.

1. My first and always be the first... KIM BUM!




Oke deh segitu aja, daripada gue pingsan. Silakan dipelototi tiga cowok sialan ini, tapi jangan di ambil, itu punya gue :p

ciao :*

30.5.10

Surfing Collapse

Haaaaalllooooooo :))

Di post ini, gue mau ngebicarain soal surfing. Bukan, gue bukan mau ngebahas tentang arti dari surfing sih. Itu mah lo bisa googling.

Anyway, tadi pagi gue sekeluarga ke Hotel Mandira tempat Uncle Peter dan Auntie Simone tinggal. Siapa mereka? Liat Post sebelumnya aja.
Uncle Peter itu salah satu surfer yang udah profesional. Di Perth, (katanya) dia udah beberapa kali memenangkan turnamen surfing. Tapi emang jago banget sih. Gue aja ampe bengong ngeliatnya.

Uncle Peter nawarin gue, Oka, Oddy buat diajarin surfing di pantai DoubleSix depan hotelnya. Gue jelas excited banget dong. Aje gile surfing. Ntar kan gue bisa pamer ke orang-orang and bilang, "Orang Bali nggak bisa surfing? Pindah aja." Yeah, dengan wajah terangkat angkuh.
Dan gue juga orang yang sangat suka petualangan. Macam-macam petualangan gue suka deh. Pokoknya yang action-action gitu. (Target gue sekarang sih Bungee Jumping ato nggak Sling Shot.).

Oh iya, ada yang istimewa lho dari surfing ini. Gue ama nyokap pake bikini. Yeah right, bi-ki-ni. Mungkin menurut lo-lo yang emang make bikini wajar aja yah. Tapi gue dan terlebih nyokap gue yang nggak pernah pake bikini jelas istimewa dong! Bagus sih, gue seneng. Tapi tetep aja ada orang kampung yang godain gitu. Eew.

Gue dengan semangat tengkurep di atas surfboard. Uncle Peter dorong gue sampai ke tengah. Dia sering bilang "Further more!" atau "Go back!" atau "Paddle paddle!" atau juga "Good girl" <- yang ini gue seneng hehehe. Buset deh, nggak tau kenapa di situ ombaknya GEDE banget. Anjrit gue yang suka ngelawan ombak gede aja ampe ngeri. Dan kalo mau surfing kita harus berada di daerah bendera merah yang artinya: DANGER! Shit. Gue udah parno aja duluan. Sampe di tengah, gue disuruh ngeluncur macem Boogie Board gitu (Kayak surfboard tp lebih kecil dan yang jelas bukan untuk berdiri kecuali lo mau jatoh konyol). Gue sih bisa-bisa aja karena udah pernah main Boogie Board dan menurut gue gampang. Gitu ombak gede dateng, yeeaaah, gue didorong dan meluncur jauuuuuuh ampe pinggir pantai. Enak banget rasanya. Everybody was looking at me with smile (: tapi disitu baru bencana datang! Gue mau bawa balik itu surfboard ke tengah laut, dan susah banget! Surfboard itu segede gabang, dan gue... yeah, pendek. Gue kewalahan. Pas ada ombak, gue taro tu surfboard depan gue n gue jadiin pegangan. Gue niru Oka, Oddy, Uncle n Auntie yang kayaknya gampang banget ngelewatin ombak kayak gitu pake surfboard. Pas gue mau ngelawan ombak itu, dengan sukses surfboard itu ngegetok badan n kepala gue. Gue keguling-guling ampe pinggir pantai lagi. Dan itu SAKIT banget. Gue nelen air banyak n mata gue perih. Kepala gue nyut-nyutan n badan gue jadi sakit semua. Oh no! Akhirnya pasrah gue diem di pinggir ampe ada yang dateng. Dan apa menurut lo gue jadi bisa surfing? Jawabannya tidak. Badan gue malah jadi sakit semua. But over all, it's reeeeally fun. Abis itu gue makan 4 tangkup Pizza. Yeah.

Ciao :*

28.5.10

Think. Feel. Do.

Hello! (: ternyata gue bisa nge-post sering2 juga hahaha.

anyway, I'm not going to talk about that.
Quotes yang lo baca di atas itu quotes favorit gue sejak hari ini. Quotes ini gue dapet dari Uncle Peter. Who is Uncle Peter? O-oh it's a very long story.
But, I'll tell you.

Gue dulu punya tetangga. He's from New Zealand, Wayne. I called him Uncle Wayne. He's nice. V-e-r-y nice. Kalo ketemu gue, dia selalu ngomong, "Hi Barb!" Barb for Barbie, or Barb-y? I don't know. It's Australian accent. Beliau itu orang yang ramah banget. Setiap orang yang lewat di sana pasti disapa. He's very kind you know? Although I called him "Uncle", but for me he's my grandfather. I love him a bunch! I'm not good in English, and he understands.
Dia juga berteman akrab sama ortu gue. But, there's always sad things behind happy things. Beliau divonis kanker paru-paru stadium akhir. Dan umurnya tinggal... yah, nggak lama. We're very unhappy.

Dan lo tau apa yang gue kagum dari dia? Dia nggak putus asa. Dia tetep senyum seperti biasa. He's a poor man. His family didn't care about him. Dari dia sekarat, nggak ada satupun keluarga yang ngurusin dia, tapi ortu gue. Ortu gue yang bikinin dia makan, kopi, yeah some stuff. Bahkan keluarga gue yang ngelap ompolannya saat dia bahkan nggak bisa jalan lagi. And where's his family? I don't know. Bener-bener nggak ada keluarga yang ngurus dia lho. We contacted his family, but they were said "We can't". ANAK PEREMPUANNYA ngomong kayak gitu. Bayangin nggak gimana rasanya jadi Uncle Wayne?

Sampe akhirnya dia nggak tahan lagi, baru dia dibawa ke RS. Dan saat sekaratnya, sahabat-sahabatnya dateng ngunjungin dia. Baca: sahabat-sahabatnya. Nggak ada hubungan darah!! Bener-bener ngeselin kan keluarganya?
Dan dari situ gue kenal Uncle Peter, Uncle Darryl, Uncle Arawah, and Auntie Carol. We talked a lot. And we become a family!
Ada Russel, I forgot who he is, ngomong gini ke Uncle Wayne, "You lucky to have a neighbor like them." Dan Uncle Wayne marah sambil ngomong, "Don't be a fool. They're not my neighbor. They're my family!"
Gue nangis pas denger itu.
Akhirnya... Uncle Wayne meninggal.
Well, I don't want to remember that. I still crying if I remember Uncle Wayne. So, let's skip it.

Anyway, kita makin deket sama Uncle-Uncle itu. Dari situ kita kenal Uncle John, (another) Uncle Peter, Auntie Jan, Auntie Julie, and Auntie Simone. Mereka baik banget. Logikanya, kita bukan keluarga. Nggak ada hubungan darah kan? Tapi mereka mau menjalin bisnis sama kita, mengobati Mama, memberi Oddy laptop. And bunch another great things. We just don't believe it. They're not literally my family? But they do care about us.
Well, it called solidaritas. ((:

Yeah, that's the story. Sekarang Uncle Peter ama Auntie Simone lagi di Bali, and we enjoyed our time together. Next Sunday, we will go surfing! Yipi!
Anyway, Quotes "Think. Feel. Do." ada kepanjangannya lho.

You think you can do it. You feel you can do it. Then, you can do it.

ciao :*

26.5.10

My Project

Halo! (:

Gue mau mencoba sesuatu yang agak colourfull di post ini.
Sebenernya sih dari dulu juga gue mau sesuatu yang
agak berwarna tapi malas.

Jadi apa yang mau gue bahas hari ini?

Let's start with my new project.
Hehehe, kekerenan kali ya kata project itu. Project gue (yang nggak pernah jadi-jadi) itu nerbitin novel. Tapi kayaknya susah banget deh ngabulin project gue yang satu itu. Gue emang ada obsesi sendiri dalam Ucapan Terima Kasih. Pengin aja gitu gue ngarang Ucapan Terima Kasih yang lucu-lucu. Terinspirasi dari penulis favorit gue sih, Stephanie Zen, Okke Rizka, Primadonna Angela. Mereka tuh penulis yang paling menginspirasi gue deh!


Gue punya naskah yang masih dalam proses. Udah tujuh puluhan sih halamannya, dan belum ada judul. Gue aja belum kepikiran mau kasih judul apa ke naskah gue itu. Abis jadi aja belom. Nanti deh ya kalo udah ada pasti gue post. Kadang-kadang gue agak nggak PD sih. Masalahnya tata penulisan dari awal naskah ke akhirnya beda. Apalagi penyakit akut gue, Moody. Jadi kebanyakan project gue itu kehambat. Dan gue pengin banget ngeliat NOVEL gue sendiri yang udah jadi dan siap untuk dipublikasikan. (hahaha gue udah ngarep aja). Yah, wish me luck aja deh.


I guess segitu aja post gue hari ini. Capek juga ya colourfull kayak gitu :P


Ciao :*

14.5.10

3 Wanita Berpengaruh

okeeeee helloooooo fellas! heheh heboh banget.
gue udah lama banget nggak nge-post yak! beberapa kali pengin nge-post sih. tapi bingung mau ngebahas apa. udah sampai setengah jalan, malah stuck. akhirnya selesai tanpa ending deh ):

by the way, folks (: sekarang gue mau ngebahas tentang 5 wanita berpengaruh dalam hidup gue!
langsung aja yaaaaaaaaaaa c:

1. Bunda Maria
First of all ya pasti My Greates Mother, Mary. menurut gue Bunda Maria itu wanita paling perfect yang pernah ada. pelindung kita.
Doa: Salam Maria, penuh rahmat Tuhan sertamu. Terpujilah Engkau di antara wanita, dan terpujilah buah tubuh-Mu Yesus. Santa Maria Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami mati. Amin.

2. Mamaku (Maria Indica Yustiati)
Mamaku itu wanita paling berpengaruh dalam hidup gue. gimana enggak, Mama yang ngandung gue sembilan bulan, ngelahirin gue antara hidu dan mati (caesar). Dan Mama yang ngedidik gue sampai gue segede ini. walau kadang gue sebel bangettt sama Mama, tapi Mama itu sahabat, orang tua, stylist gue yang paling topcer! Chika sayang Mama :*

3. Mbak Yati
Mbak Yati alias Sofiyati ini wanita ketiga paling berpengaruh dalam hidup gue. dia itu babysitter gue dari umur 2 bulan ampe... yah, sekarang. selama 6 tahun gue di Jakarta, dia yang nemenin gue. kalo Papa marah sama gue, Mbak Yati pasti yang ngebelain gue. gue pindah ke Bali, Mbak Yati juga ngikut. bahkan pas Papa lagi krisis ekonomi sampe nggak bisa gaji Mbak Yati lagi, Mbak Yati tetep mau kerja tanpa dibayar. I love you full Mbak! Jangan bosen ama Chika ya :*

Sebenernya masih banyak wanita berpengaruh di dunia ini. But, for me, this three gorgeus woman is the best.
I LOVE YOU!!

dan bagi kalian para cewek/wanita, bangga ya sama diri lo sendiri. hargain diri lo. jangan terlalu pasrah sama masalah. you are tough!!
*jadi ceramah gini gue hehehe.

well, guess I'll see you again on the next decade :p

ciao :*

3.4.10

Cerita Gue tentang Hobi

Shalom!
Pertama-tama gue mau ngucapin Happy Easter (setengah jam lagi kalo waktu Bali) buat yang ngerayain --termasuk gue--. May God bless you all with His love and kindness. And may He'll always protect us from every harm. Karena Dia-lah yang terbaik di atas semuanya dan Dia-lah maha sempurna, yang telah menyelamatkan kita dari dosa-dosa.

Rutinitas selama masa Paskah berjalan seperti biasa. Kamis putih, ngantuk dan kepanasan, Jumat Agung, lebih lagi panasnya. Tapi ada yang beda sih, biasanya keluarga gue ke gereja pas Malam Paskah, tapi kali ini kita ke gereja pas Minggu Paskah. Agak aneh sih, dan... kecewa.

Sebenarnya yang mau gue ceritain di post ini tentang hobi gue. gue itu adala seorang multi-talented girl yang mempunyai banyak hobi (aet!). ada hobi yang langsung bosan, dan ada juga hobi yang gue terus pertahankan dan mau gue kembangin dari hobi jadi bakat, yaitu: MENULIS!

Gue suka banget nulis. baik novel, cerpen, puisi, dan lain-lain. konsentrasi gue sekarang sih nulis novel. Enak aja gitu nulis novel, apa yang gue imajinasiin atau gue khayalin bisa gue tumpahkan dalam suatu tulisan. Genre tulisan gue sih: Cinta Remaja. Gue nggak gitu bisa nulis yang serius-serius itu karena biasa, gue suka males.

Bukan berarti saat menulis gue nggak ada hambatan. BANYAK banget hambatan yang gue temui saat gue menulis, antaranya:
1. Bosan
2. Bosan
3. Bosan
4. Malas
5. Keabisan ide.

agak nyebelin juga sih, dan agak ngenes juga ngeliat banyak penulis pintar di dunia ini. favorit gue: Raditya Dika, Orizuka, Stephanie Zen, Primadona Angela, Luna Torashyngu, Amelia, Mia Arsjad, dll.
gue itu tipe orang yang suka baca. coba deh lo liat tumpukan komik dan novel gue di rumah. syok dah lo ngeliatnya. yang gue maksud banyak itu BENAR BENAR BANYAK.

sekarang gue udah beli laptop baru, dengan harapan gue bisa seriusin hobi menulis gue ini di laptop baru. kalo dulu di komputer banyak nggak moodnya, panas, dan ga bisa pindah-pindah tempat. di laptop lama gue, nggak ada MS Word.
TAPI! malah di laptop baru gue ini, gue nggak ada satu inspirasi pun buat nulis cerita. serius deh.. gue ampe stres. padahal status gue libur 9 hari dan ada banyak banget waktu buat nulis tapi ngak gue jalanin karena i have no idea.

sebenernya ada novel gue yang udah nyampe 60-an halaman.. tapi itu di komputer.
ada, gue ada fd. tapiii.... males. ):

Great.

31.3.10

Dua Teroris

Hello! gue beneran ngepost seabad lagi ya. hahaha.
banyak banget yang mau gue ceritain. by the way, gue udah selesai Ulangan Tengah Semester (UTS) alias MidTest lho! uah, perjuangan banget gue ngerjain soal-soal sialan itu.
bukan masalah apa ya, tapi jadwal UTS-nya tuh maksa banget!
kan hari Senin (22/3) sampe Sabtu (26/3) kelas XII ada UAN, jadi tentu aja kelas X libur. nah trus hari Kamis (1/4) sampe Senin (5/4) libur Paskah, trus hari Selasa (6/4) sampe Jumat (9/4) tuh kelas XII UAS jadi kelas X libur lagi. dengan seluruh kebijaksanaannya UTS cuma 4 hari. enak buat kelas XI yang udah kejuruan jadi nggak banyak. nah, gimana yang kelas X? semua pelajaran di-UTS-in. sehari tuh bisa ampe 4 mata pelajaran, sempet 5 lagi. nggak mumet tuh kepala? udah gitu, yang bikin jadwal tu PINTER banget. pelajaran Fisika, Kimia, Biologi itu jadwal terakhir. tambah gila nggak tuh? wajarnya kan pelajaran yang bikin sakit jiwa kayak gitu di jadwal pertama atau kedua karena otak masih fresh from the oven. lah kalo jadwal terakhir abis kepala udah berkutat dengan soal-soal lain yang nggak kalah sialan gara-gara essay semua? tambah sinting lah gue.

udahlah, back to the topic. anyway gue nge-post ini bukan mo bicara tentang UTS kok. kebawa emosi aja ceritanya hehehe ;p
gue nge-post in karena mau cerita DUA teroris di rumah gue.
First Suspected: Dhoni!
Diperkirakan tersangka berumur 4 tahun, bertubuh kurus tinggi, lincah, agak manja juga cengeng, dan mempunyai ide yang "kreatif".
Second Suspected: Ridho!
Diperkirakan tersangka berumur 2 tahun, bertubuh "agak" gumpal, mungil, LINCAH, mempunyai tangan klepto, cengeng, dan bakat teroris.

dua tersangka ini benar-benar mempunyai sistim kerja yang kompak satu sama lain.
kalo diibaratkan kasus pembunuhan Nasrudin, Dhoni itu seperti Antasari, sang otak, dan Ridho seperti pelaksananya.
mereka selalu mempunyai ide "kreatif" yang kadang buat gue ama keluarga gue speechless.
contoh-contoh "kekreatifan" mereka:
1. "Ngelukis" seluruh tubuh mereka (dari kepala ampe kaki) dengan lipstik MERAH PEKAT (serius), mukanya semua udah merah, badan merah, tangan merah, kaki merah, semuanya merah. pas gue ngelihat itu, gue nggak tau antara marah ama mo ngakak. lucu banget deh! mungkin mereka terinspirasi ama Shinchan.
2. Masukin seluruh sandal ama sepatu keluarga gue ke guci kesayangan nyokap gue yang emang gede banget. pas keluarga gue mau pergi dalam keadaan sangat terburu-buru, dengan indahnya tempat sepatu n sandal kita KOSONG MELOMPONG. diperkirakan otaknya Dhoni dan Pelaksana Ridho.
3. Numpahin semua minyak wangi, minyak rambut, krim-krim nyokap gue, bedak, ke kasur ortu gue. Waktu gue liat itu kasur, udah kayak bekas TKP banci berantem. semua minyak wangi nyokap gue yang mahal-mahal: Bvlgari, Delicious, dll, HABIS dengan sempurna. *tepuk tangan*
Yah, begitulah contoh-contoh kekreatifan mereka (pas gue nulis ini si Dhoni lagi di sebelah gue ngeliatin. untung dia nggak bisa baca! ;p)

tapi mereka IMUT banget. kalo udah senyum, aduuuuuuuuh, gemes banget!
julukan ortu gue ke mereka: Dhonimatin, Ridho M. Top.

terus gue ada newcomer nih, namanya Bertrand. dia masih beberapa bulan. jadi masih nggak berkutik dengan kenakalan kakak-kakaknya yang udah kena rabies.
tapi gue sempet mikir, kalo ntar Dhoni 6 tahun, Ridho 4 tahun, Bertrand 2 tahun. gue rasa gue kabur dari rumah.

beberapa pepatah cocok untuk mereka, antara lain:
1. "Don't judge a book by it's cover" karena kalo lo pertama kali ngeliat mereka, pasti lo mikir, "hah imut gini masa nakal?" percaya deh, mereka TIDAK seimut itu saat mereka berulah.
2. "Angel outside, devil inside" yah, lo tau sendiri kenapa alasannya seperti itu.

ciao.

3.3.10

WarWis (Warung Wisata)

Attention! Visit: chikchikperiuk.tumblr.com for more information!

hehehehe. nggak kok tadi nggak ada maksud apa-apa. cuma mau promosi aja gue punya akun blog baru di Tumblr. makanya mungkin blog yang ini agak terbengkalai. )':

by the way, post gue hari ini di Tumblr tentang: Mimpi. kalo di blogspot gue mau cerita tentang WARUNG WISATA! *tepuk tangan*

Warung Wisata itu bukan warung gue kok. Warwis itu tempat makan punya temen Mama, Tante Sandra. Tante Sandra itu salah satu usahawati paling lincah deh. Dia pernah nyobain beberapa bisnis, antara lain: buka butik, jualan seprai, salon, sekarang rumah makan, namanya WarWis.

konsep WarWis cukup unik, walaupun masih agak berantakan karena baru buka Senin, 1/3 kemarin. warung itu isinya indoor dan outdoor. diisi dengan beberapa stan makanan. di indoor ada: Nasi Hot, Mie Ayam & Bakso, sama stan Soto Betawi & Nasi Campur Khas Manado. Nah, Mama yang punya stan Soto Betawi & Nasi Campur Khas Manado itu.

enak lhoooo. hahaha, bukan promosi nih. tapi beneran! stan gue paling laku. hahahay.. mudah-mudahan terus kayak gini deh. A-M-I-N
oke, ciao dulu. belum banyak yang bisa gue ceritain. kapan2 deh.

:*

26.2.10

Ternyata tidak!

ternyata tidak!
maksud gue, ternyata gue nggak bakal nge-post seabad lagi. mumpung di rumah gue lagi ada internet, jadi gue nge-post deh!

sebenernya gue sendiri nggak ada maksud apa-apa sih buat nge-post ini. pengin aja gitu. -- ga jelas banget deh --
hemm, mending omongin keluarga gue nyok! keluarga yang nggak bakal keabisan topik buat dibicarain.
keluarga gue, tepatnya Mama, lagi mau joinan ama temennya buka warung gitu. namanya Warung Wisata. keren ya? ntar di sana Mama bakal jualan Soto Betawi dan nasi bungkus yang isinya makanan Manado. Soto Betawi buatan Mama itu soempaaah enak sangat! nggak ada tandingannya dehhhh. setelah diracik dengan satu bumbu bernama: cinta -- jijay -- Soto Betawinya itu enakenakenakenakenak banget deh. intinya satu kata: ENAK!

rumah gue juga lagi rame-ramenya nih. ada 1 anak, bernama Ridho, lengkapnya Ridho M Top (becanda hehe. nanti dikira gue bener-bener ngurus anak teroris lagi). itu anak, GILA banget. dua tahun, tapi sudah mampu meneror seisi rumah kita.
dia anak dari Mbok Yoh, pembantu rumah gue (kayaknya nggak enak nyebutnya pembantu, ngutip dari penulis fave gue Raditya Dika, mari kita sebut: asisten rumah tangga!) yang orangnya itu rajin banget. emang agak bb sih, tapi it's okaylahh, yang penting kerjanya bener.
anyway, asisten rumah tangga gue itu kerja sama gue, dan kebalikannya kami KERJA sama dia juga (ngurus anaknya -red). anaknya ini lucu banget. mukanya angel face bangettt. tapi percaya deh, pepatah: angel outside devil inside tuh benar-benar berlaku buat anak satu ini.
gue pengin cerita lebih banyak, malah pengin taruh fotonya lagi. tapi gue males. -- yaoloh konsisten banget gue jadi orang --
intinya anak itu AJAIB. dia bisa membuat orang pengin ngelempar dia pake sandal dalam waktu 5 detik.
hahahaha. untung Mbak Yoh nggak ngerti blog. kalo ngerti ntar dia mengundurkan diri lagi anaknya dihina-hina di sini. (tapi kamu lucu kok sayaaaaang)

okayy, ciao!

25.2.10

helooooooooooooo (:

omaygat udah lama banget gue nggak nge-post. sebenernya udah beberapa kali niat gue dateng buat nge-post. tapi apalah daya, komputer takada internet.
hahaha, alasan basi!
alasan sejujurnyaa, *jengjeng* : gue malu ngeliat post-an gue yang sebelumny @petualangan part 1 ituuuuuuuuu. sumpah i am sooo nggak niat ngelanjutin menjadi petualangan part 2 lagi. males nulis karena mungkin kalo kenangan gue di jakarta ditulis ulang bakal setebel buku harry potter dari 1-7 digabung jadi satu! -- lebay abis --
anyway, gue jadi sering ngerasa bersalah kalo ngebuka blog ini. kalo gue lanjutin nulis, nggak nyambung bangeeeet. mana di post itu gue udah nulis kata : bersambung lagi!
aduh, gue jadi orang nggak konsisten banget dah!
jadi dengan ini gue umumkan kalo : petualangan part 1 tidak ada lanjutannya!
*tepuk tangan*

. . .

back to the topic.
gue udah semester dua di masa peperangan gue: SMA. bentar lagi menuju ujian dan akan naik ke kelas dua (amin). sekarang lagi sibuk-sibuknya mikir masuk IPA atau IPS yaaaaaa? gue sih niatnya (bukan, HARUS!) kuliah di UI, menerusi perjuangan nyokap, kak keshia, dan egy yang emang mantan dan SEDANG mahasiswi UI. gue juga niatnya sih mau masuk Sastra Jepang! hahaha. mungkin gara-gara gue keseringan nonton dorama nih.
kali kalo sastra itu IPS ya? tapi gue juga masih antara yakin nggak yakin gitu. lagian gue maunya sih masuk IPA, biar lebih meyakinkan mau masuk ke mana aja bisa. sapa tau ntar gue bisa masuk TI sama kayak egy? kan gue bisa se-kost ama diaaa gituuu -- ngarep --. lagian kedua kakak gue (baca: COWOK) juga masuk IPA. dua-duanya. nggak mungkin adik bungsu, CEWEK lagi, masuk IPS. agak beban mental juga sih.
masalahnya cuma satu:
. . .

BISA NGGAK SIH GUE?
aduh.. gue sering panikan nih kalo gini. temen-temen and keluarga gue yakin gue bisa masuk IPA, tapi malah GUE sendiri yang nggak yakiiin. gue masih ngerasa gue nggak mampu gitu. AAAAAH chika berusaha! pasti bisaaaaaaa. :)

ow-kay, segini aja dulu post-ingan gue. i'll see you, like, another decade.